Customer Service

10 Strategi Customer Service & Membangun Tim yang Efektif

Kemajuan teknologi telah mengubah cara tim san strategi customer service berinteraksi dengan pelanggan. Dengan bantuan teknologi seperti CRM (Customer Relationship Management), omnichannel communication, dan chatbot berbasis AI, tim customer service dapat bekerja lebih efisien dalam menangani pertanyaan pelanggan secara cepat dan akurat.

Untuk mencapai performa terbaik, perusahaan perlu menerapkan strategi customer service yang tepat.

Baca juga: Kenali 10+ Perbedaan Customer Care dan Customer Service

Pentingnya Menerapkan Strategi Customer Service yang Tepat

Strategi customer service yang efektif dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi churn rate, dan memperkuat brand image perusahaan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh PwC menunjukkan bahwa 73% pelanggan menganggap pengalaman pelanggan sebagai faktor utama dalam keputusan pembelian mereka.

Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk merancang strategi yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan tetapi juga menciptakan pengalaman pelanggan yang positif.

Perusahaan yang mampu menghadirkan layanan customer service yang unggul cenderung memiliki pelanggan yang lebih loyal dan bersedia merekomendasikan bisnis tersebut kepada orang lain.

Dengan strategi yang tepat, bisnis dapat mengubah tantangan dalam customer service menjadi peluang untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.

Baca juga: Pelajari Tugas dan Tanggung Jawab Customer Service

10 Strategi Customer Service untuk Membangun Hubungan Pelanggan

Berikut adalah 10 strategi customer service yang dapat diterapkan untuk membangun hubungan pelanggan yang lebih baik:

1. Respons Cepat dan Efisien

Pelanggan mengharapkan respons yang cepat dalam menyelesaikan masalah mereka. Menggunakan chatbot atau sistem otomatisasi dapat membantu memberikan jawaban awal sebelum diteruskan ke agen manusia untuk penanganan lebih lanjut.

2. Personalisasi Layanan

Menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan berdasarkan data riwayat interaksi dapat meningkatkan kepuasan mereka. Dengan CRM, tim customer service dapat memahami preferensi pelanggan dan memberikan solusi yang lebih relevan.

3. Pelatihan Berkelanjutan untuk Tim

Memberikan pelatihan secara berkala agar tim customer service selalu up-to-date dengan teknologi dan tren terbaru. Hal ini juga membantu meningkatkan keterampilan komunikasi dan penyelesaian masalah.

4. Menyediakan Dukungan Multisaluran (Omnichannel)

Menggunakan sistem omnichannel dari Barantum akan memudahkan pelanggan untuk menghubungi customer service melalui berbagai platform seperti email, live chat, WhatsApp, dan media sosial. Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat memilih kanal komunikasi yang paling nyaman bagi mereka.

5. Mendengarkan Feedback Pelanggan

Menggunakan survei kepuasan pelanggan atau Net Promoter Score (NPS) untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Feedback pelanggan dapat menjadi sumber informasi yang berharga untuk meningkatkan layanan ke depannya.

6. Membantu Pelanggan dengan Proaktif

Menginformasikan solusi sebelum pelanggan mengalami masalah, seperti melalui knowledge base atau FAQ interaktif. Tim customer service juga dapat menghubungi pelanggan untuk menawarkan bantuan sebelum mereka mengajukan keluhan.

7. Menggunakan Teknologi AI dan Automasi

Implementasi AI dapat membantu dalam memberikan jawaban otomatis serta menganalisis sentimen pelanggan untuk peningkatan layanan. Teknologi ini juga dapat membantu kerja tim customer service dalam menjawab pertanyaan berulang sehingga mereka dapat lebih fokus pada kasus yang lebih kompleks.

8. Menjaga Empati dan Kesabaran

Agen customer service harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik untuk menghadapi berbagai situasi pelanggan dengan penuh empati. Menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan pelanggan dapat meningkatkan loyalitas mereka terhadap bisnis.

9. Mengukur Kinerja dengan KPI yang Jelas

Memantau metrik seperti Average Handling Time (AHT), First Call Resolution (FCR), dan Customer Satisfaction Score (CSAT) untuk evaluasi kinerja. KPI ini membantu bisnis dalam mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dalam layanan customer service.

10. Menjalin Komunikasi yang Transparan

Memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan tentang kebijakan, prosedur, dan solusi yang tersedia agar mereka merasa dihargai. Transparansi dalam komunikasi membantu membangun kepercayaan pelanggan terhadap bisnis.

new cta_crm_52

Kendala yang Sering Terjadi Pada Tim Customer Service

Meskipun strategi sudah diterapkan, tim customer service sering menghadapi beberapa kendala dalam menjalankan tugasnya, antara lain:

1. Tingginya Volume Permintaan

Ketika jumlah pertanyaan pelanggan meningkat pesat, tim customer service dapat kewalahan jika tidak didukung oleh teknologi yang tepat.

2. Kurangnya Sumber Daya dan Pelatihan

Beberapa bisnis tidak menyediakan cukup sumber daya atau pelatihan yang memadai, sehingga agen kesulitan dalam menangani kasus pelanggan yang kompleks.

3. Kesulitan dalam Mengelola Data Pelanggan

Jika tidak menggunakan sistem CRM, data pelanggan dapat tersebar dan sulit diakses, yang berakibat pada kurangnya personalisasi layanan.

4. Kesenjangan dalam Komunikasi Antar Tim

Kolaborasi antara tim customer service, sales, dan support terkadang terhambat, yang menyebabkan informasi yang diberikan kepada pelanggan menjadi tidak konsisten.

Strategi Meningkatkan Performa Customer Service dengan Barantum

Berikut merupakan strategi peningkatan performa customer service melalui fitur-fitur di Barantum:

1. Permintaan Berdasarkan Antrian (Fitur Round Robin)

Sistem round robin di Barantum secara otomatis mendistribusikan permintaan pelanggan secara merata kepada setiap agen.
Dengan mekanisme ini, setiap agen mendapatkan jumlah chat yang sama, sehingga menghindari kelebihan beban kerja dan memastikan respons yang konsisten serta cepat. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi operasional dengan menjamin bahwa setiap permintaan pelanggan diproses secara adil sesuai urutan.

2. Penyimpanan Data Pelanggan Terpusat

Fitur ini mengonsolidasikan seluruh data pelanggan ke dalam satu basis data terintegrasi, memungkinkan akses real-time ke riwayat interaksi, preferensi, dan informasi penting lainnya.

Dengan penyimpanan data terpusat, tim customer service dapat menyusun pendekatan yang lebih personal dan relevan, mendukung strategi layanan berbasis data (data-driven) untuk memberikan solusi yang lebih tepat sasaran.

3. Semua Saluran dalam Satu Tempat

Integrasi multi-channel menyatukan pesan dari berbagai saluran—seperti WhatsApp, email, media sosial, dan live chat—ke dalam satu dashboard terpadu.

Hal ini tidak hanya memudahkan pemantauan dan manajemen pesan, tetapi juga memastikan bahwa tidak ada pesan yang terlewatkan. Dengan visibilitas lintas channel, tim dapat merespons secara konsisten dan cepat, meningkatkan efektivitas komunikasi secara keseluruhan.

4. Respon Otomatis dengan Chatbot (Fitur Chatbot AI)

Pemanfaatan chatbot AI memungkinkan sistem untuk merespons pertanyaan rutin secara otomatis dengan kecepatan dan akurasi tinggi.

Teknologi kecerdasan buatan ini terus belajar dari interaksi sebelumnya, meningkatkan relevansi dan kualitas jawaban yang diberikan. Dengan demikian, pelanggan mendapatkan respons instan atas pertanyaan dasar, sementara agen dapat lebih fokus menangani masalah yang lebih kompleks.

Baca juga: 25 Aplikasi Customer Service Terbaik untuk Semua Bisnis

5. Multi Admin dan Distribusi Chat Otomatis

Fitur multi admin memungkinkan beberapa agen untuk mengakses dan menangani pesan secara simultan, sementara distribusi chat otomatis menugaskan pesan kepada agen berdasarkan ketersediaan serta kapasitas masing-masing.

Pendekatan ini memastikan bahwa beban kerja terdistribusi secara adil, mempercepat respons, dan meningkatkan kolaborasi tim dalam mengelola volume pesan yang tinggi.

6. Survey Kepuasan dengan CSAT & NPS

Dengan menerapkan metrik CSAT (Customer Satisfaction Score) dan NPS (Net Promoter Score), Barantum menyediakan alat untuk mengukur tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan secara mendalam. CSAT memberikan gambaran tentang kepuasan pelanggan pada setiap titik interaksi, sedangkan NPS mengukur kecenderungan pelanggan untuk merekomendasikan layanan.

Data yang diperoleh sangat berharga untuk mengidentifikasi area perbaikan, menyesuaikan strategi layanan, dan mengukur dampak inisiatif customer service secara berkelanjutan.

Tunggu apalagi? Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang dan uji demo produk Barantum sekarang!

Referensi:

  • https://www.pwc.com/us/en/services/consulting/library/consumer-intelligence-series/future-of-customer-experience.html

Tertarik dengan Barantum?

all product
Barantum adalah penyedia solusi aplikasi CRM, Omnihannel Chat, Call Center Software dan WhatsApp Business API terbaik di Indonesia. Segera konsultasi kebutuhan bisnis Anda dengan tim profesional kami.
Hubungi sekarang
1
💬 Chat disini!
Scan the code
Halo, selamat datang di blog Barantum. 👋

Anda bisa menghubungi kami dengan mengklik "Hubungi sekarang".